Rabu, 22 Oktober 2014

Puisi untuk Seseorang

Dulu kau yang selalu ada untukku
Dulu kau yang selalu menghiburku
Tapi kini kau sudah tidak ada disisiku
Dan kini kau yang selalu membuatku menangis

Dulu kau pernah berjanji pada ku
Berjanji takkan pernah Meninggalkanku
Tapi kini semua itu hanya omong kosong
Dan kini kau Meninggalkan aku tanpa berkata

Kenal, tapi tidak kenal
Kata itu yang selalu ada dihatiku
Kau masih bisa ku lihat
Namun kau seperti tak ingin mengenaliku

Kau yang selalu membuatku menangis saat ini
Tapi kau juga yang sampai saat ini masih ku tunggu
Tak peduli ku harus menunggu berapa lama
Karena untuk menunggu orang yang ku Sayang, Mengapa Tidak???

Selasa, 21 Oktober 2014

salah satu sifat Rasulullah SAW.

Jadilah orang yang Pemaaf meskipun engkau telah dihina, difitnah, atau direndahkan sekalipun. karena sifat Pemaaf sudah mencerminkan sifat Rasulullah SAW.
Kriteria orang yang Pemaaf, yaitu :
1. Tidak membalas dendam
2. Tidak merenggangkan hubungan dengan orang yang dimaafkannya
3. Melupakan kesalahan orang tersebut dan lebih mengingat kebaikannya.

Rahasia lain dari mampu memaafkan yaitu Tidak pernah mengizinkan hatinya disakiti orang lain. Sesungguhnya sakit hati itu adalah perasaan Subyektif yang belum tentu sesuai dengan kenyataan. Oleh sebab itu ketika kita tidak pernah memasukkan kata-kata dan perilaku yang menyakitkan kedalam perasaan, maka kita akan mudah memaafkan orang lain. Ketika perasaan atau hati sudah sakit hati, maka akan sangat sulit menyembuhkannya. "Mensyukuri nikmat Tuhan dengan penuh dan tidak mengizinkan kata-kata yang menyakitkan masuk kedalam relung hati adalah cara ampuh menjadi Pemaaf". Menjadi Pemaaf tidaklah mudah, namun juga tidaklah susah,. Berhasil melapangkan dada, meluaskan hati, menjadi Pemaaf sama dengan menjadi Pemenang di Jalan Tuhan. Sifat Pemaaf adalah sifat orang- orang yang menjadi Penghuni Surga. Seberapa besar kesalahan orang kepadanya, dia akan selalu memaafkan, tidak menunggu si Pembuat Kesalahan mendatangi dan meminta maaf padanya.
Dengan memaafkan berarti kita telah mampu menahan rasa amarah, bahkan terbebas dari rasa dengki maupun iri hati. Dengan memaafkan pula berarti kita telah melepaskan beban yang ada pada diri serta menyerahkan sepenuhnya kepada kekuatan Yan Maha Dahsyat dari Allah SWT.

Rasulullah Pemaaf karena Allah Pemaaf. Kita harus rendah hati menyadari bahwa manusia tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan maka  sikap saling memaafkan adalah sikap yang luhur dan sangat mulia.
 "Menjadi pribadi yang Pemaaf dan sabar akan membuat hidup merasa tenang dan penuh kemenangan tanpa harus Sombong dan Merasa Lebih. Dan derajat Pemaaf lebih mulia dan tinggi daripada penerimanya." 


Sampai disini dulu ya. Ini sedikit kutipan dari Buku "MAAF YANG TERINDAH" karangan EIDELWEIS ALMIRA.